Sabtu, 25 Juli 2015

PUKUL 21.00

Tak bedanya aku dengan bocah yang merengek minta dibelikan balon,
sore itu aku memintamu,
agar kau bersedia kuantar pulang,
tepat pukul 21.00

Tapi mungkin kau akan datang telat,
gara-gara pengunjung yang bandel,
aku baru ingat itu karena sekarang hari Minggu,
pengunjung akan datang lebih ramai.

Sementara di meja kassa, kulihat pembeli rela mengantri, menunggu untuk bisa kau layani, dengan ramah senyummu yang hangat, sehangat kasih sayang Ibu, kasih sayang Ibu yang tak terhingga, kasih sayang Ibu yang selalu kukenang, kasih sayang Ibu yang mengajari aku agar tetap terus bersabar seperti langit biru, setelah kubaca pesan terakhir darimu, 'udah djmpt da aku'.

Balon pun meledak tepat ketika langit tak lagi biru.

JULI, 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar