Sebut saja ini adalah sebuah perjalanan,
saat kau menumpahkan merahmu,
merah yang sederhana,
merah yang menyala,
merah yang kau tanam hingga membara,
di dalam ingatan, diatas meja,
seperti senja itu,
ketika angin berhembus kencang,
mengacaukan rambutmu juga rambutku,
sama-sama mata kita tertutup,
sama-sama kita tersamarkan dalam masa yang mengurung,
masa yang telah menemukanku sendiri dalam sepi,
sepi yang terus bertahan dengan tabah,
yang membentuk ingatan tentang kebahagian-kebahagian kecil, meski ku tahu kau tak butuh itu,
meski ku tahu kau tak akan ingat itu,
namun telah kukenal hatimu yang jauh lebih sejuk dari udara di senja itu,
dan dadamu terlihat jauh lebih subur dari hamparan rumput di depan meja kita,
aku ingin berada di senja itu,
di dadamu,
hingga pekat merahmu ini menyerupai senja.
-akhir perjalanan sebentuk kerinduan.
MEI 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar