Rabu, 05 Agustus 2015

DANNY COLLINS: EVERYTHING IS CONNECTED

Kepada Danny Collins:
Aku dan Yoko membaca wawancaramu. Menjadi kaya dan terkenal tak mengubah cara berpikirmu. Seni itu tak korup. Hanya kau yang dapat korup. Jadi apa yang kau pikirkan Danny Collins? Lakukan hal yg benar terhadap musikmu, berbuat baiklah. Nomor teleponku ada dibawah. Panggil aku, kita bisa mendiskusikan ini, kami dapat membantumu.

Surat yang ditujukan untuk Danny Collins itu ternyata tulisan tangan langsung dari John Lennon, tapi sayangnya surat itu baru diketahui Danny 40 tahun kemudian.

Siapa Danny? Dia adalah rocker di era tahun 70an, dalam wawancaranya Danny sempat menyebut nama John Lennon sebagai panutannya dalam bermusik. Tak disangka wawancara itu ternyata dibaca John dan John meresponnya dengan menulis surat balasan untuk Danny.

Namun sayangnya surat itu tidak pernah sampai ke tangan Danny, karena  dinilai punya harga jual yang tinggi, DeLoach pada saat itu menjual surat itu ke tangan kolektor. Beruntungnya Danny punya sahabat baik yg mau membeli kembali surat itu dari kolektor sebagai hadiah ulang tahun.

Film ini tidak menceritakan hubungan John dengan Danny sebagai fans Lennon tapi lebih kepada titik balik Danny setelah mendapatkan surat dari seorang John Lennon.

Meski sudah terkenal dan bisa hidup mewah bukan berarti Danny tidak berada dalam masalah. Danny selalu merasa takut untuk bertemu dengan putranya Tom yang sudah tidak lagi mengakui Danny sebagai Ayahnya.

Karena itu, Danny kemudian berusaha menemui Tom. Bagi Danny ini adalah momen yang tepat untuk melakukan sedikit perubahan penting dalam hidupnya.

Yup! Ini adalah cerita tentang hubungan anak dengan ayah, bagaimana Danny terus berusaha meyakini Tom bahwa dirinya tidak seburuk yang Tom bayangkan selama ini.

Ironinya Tom sendiri justru sedang dalam masalah dan sangat membutuhkan peran Danny sebagai ayah.

Film yang menceritakan hubungan Ayah dengan anak terkadang selalu menggugah emosional kita, dan Danny Collins adalah salah satunya yang berhasil, sebelumnya sudah ada I am Sam, Le Grand Voyage, The Judge, dll

Meski surat dari John Lennon itu sampai dengan sangat terlambat, tapi setidaknya tidak ada kata terlambat untuk berbuat baik, ya Danny sudah berbuat banyak demi Tom dan keluarganya, seperti pesan yang ditulis John Lennon dalam suratnya. "Berbuat baiklah..."

★★★★☆

Selasa, 04 Agustus 2015

COHERENCE: TEKA TEKI SEMESTA


Karena msh belum ngantuk, coba kita bayangkan bagaimana jika apa yg dialami Em bisa dialami sama kita juga?

Gimana jadinya kalau kita bisa melihat kehidupan kita sendiri dr banyak sudut pandang yg berbeda beda dalam satu waktu yg bersamaan? RUMIT!

Inilah yg terjadi di film Coherence, sedikit mirip dgn film triangel, bedanya Coherence punya sudut pandang yg lebih luas dalam ruang yg lebih sempit.

Film ini sebenernya bisa bikin kita mikir, siapa sih sebenernya diri kita? Pertanyaan sederhana tp punya impact yg besar, kenapa? Karena semakin kita mengenal siapa diri kita, kita bakal lebih mudah memahami dgn semua yg terjadi pada semesta. Kok bisa? Mengapa? karena kita punya pertalian satu sistem dengan semesta, mungkin bahasa sederhananya seperti itu. Mungkin ya mungkin.

Rumitnya mungkin ini msh berkaitan juga sama fenomena kosmik, fisika kuantum, time loop, teori-teori “Decoherence Schrodinger’s", teori kucing dan bla bla bla. Bodo!

Yang pasti film ini tetep asik ditonton, apalagi yg suka sama film yg bikin mikir, secara teknis meski punya ruang sempit, film ini ga bikin penonton bosen sama setting yang itu-itu saja, karena penonton sudah terlanjur dibikin penasaran sama plot yg penuh teka-teki. Cerdas!

★★★★☆